Buku Augmented Reality With ARToolkit

Buku Augmented Reality With ARToolkit
Dapatkan Segera

Leave Comment


ShoutMix chat widget

SELAMAT DATANG DI AUGMENTED REALITY TEAM (A.R.T)

Kami Adalah Sebuah Tim Augmented Reality yang bergerak untuk mengembangkan AR di Indonesia. Blog ini dibuat untuk kita, saling berbagi, bertanya, dan berdiskusi tentang AR. Semoga Bermanfaat

SELAMAT DATANG DI AUGMENTED REALITY TEAM (A.R.T)

Kami Adalah Sebuah Tim Augmented Reality yang bergerak untuk mengembangkan AR di Indonesia. Blog ini dibuat untuk kita, saling berbagi, bertanya, dan berdiskusi tentang AR. Semoga Bermanfaat

SELAMAT DATANG DI AUGMENTED REALITY TEAM (A.R.T)

Kami Adalah Sebuah Tim Augmented Reality yang bergerak untuk mengembangkan AR di Indonesia. Blog ini dibuat untuk kita, saling berbagi, bertanya, dan berdiskusi tentang AR. Semoga Bermanfaat

SELAMAT DATANG DI AUGMENTED REALITY TEAM (A.R.T)

Kami Adalah Sebuah Tim Augmented Reality yang bergerak untuk mengembangkan AR di Indonesia. Blog ini dibuat untuk kita, saling berbagi, bertanya, dan berdiskusi tentang AR. Semoga Bermanfaat

SELAMAT DATANG DI AUGMENTED REALITY TEAM (A.R.T)

Kami Adalah Sebuah Tim Augmented Reality yang bergerak untuk mengembangkan AR di Indonesia. Blog ini dibuat untuk kita, saling berbagi, bertanya, dan berdiskusi tentang AR. Semoga Bermanfaat

SELAMAT DATANG DI AUGMENTED REALITY TEAM (A.R.T)

Kami Adalah Sebuah Tim Augmented Reality yang bergerak untuk mengembangkan AR di Indonesia. Blog ini dibuat untuk kita, saling berbagi, bertanya, dan berdiskusi tentang AR. Semoga Bermanfaat

Friday, June 10, 2011

Journal Augmented Reality

Assalamualaikum.. 

Apakabar teman-teman A.R.T?, sudah lama saya tidak posting. mohon maaf sebelumnya, jika beberapa bulan yang lalu sedikit vakum, saya ada kesibukan mengurusi mahasiswa saya yang sedikit bandel.. haha. Ok, beberapa bulan lalu, banyak yang bertanya, sumber artikel A.R.T dari mana?, kok bisa tau penggunaan ARToolkit?, dll. Intinya, ada beberapa teman kita yang membutuhkan, journal untuk daftar pustaka di skripsi mereka. Ok, untuk diketahui sebelumnya, saya belajar AR dari Ibu Ossy dan Teman saya yang bernama Kiki Prabowo. yahh.. walaupun Kiki, tidak terlalu fokus di AR, jadi saya yang mengembangkan AR sendiri dengan membaca beberapa Jurnal dari Hirokazu. nahh.. dari situlah, saya mengerti bagaimana cara jalannya ARToolkit, pengaturan databasenya, kemudian modelling 3Dnya dll. 

Ok. daripada saya terlalu panjang bercerita. silahkan unduh beberapa Journal AR yang masih saya simpan dikomputer saya. semoga bermanfaat ya. (Paman Gie)


Thursday, April 14, 2011

Ibu Ossy Dwi Endah, W., M.T (Dosen Augmented Reality Universitas Lampung)

Hallo Temen-Temen A.R.T sudah lama saya tidak posting tutorial atau informasi tentang Augmented Reality. sebenarnya saya beberapa bulan ini sudah diterima kerja menjadi dosen di Universitas Swasta di  Lampung jadi karena kesibukan, saya belum sempat membuatkan tutorial baru. oleh karena itu, saya membutuhkan bantuan dari Dosen Augmented Reality saya untuk menulis dan membimbing teman-teman dalam membangun Augmented Reality dan alhamdulillah beliau sangat antusias membantu kalian dalam membangun Augmented Reality. 

supaya lebih kenal dengan beliau, saya beri sedikit biografi singkat tentang beliau. nama beliau adalah Ibu Ossy Dwi Endah Wulansari., M.T beliau adalah dosen senior di Universitas Lampung dan Universitas Darmajaya Lampung. beliau merupakan lulusan S2 dari ITB jurusan Digital Media dan Game Technology. dari sinilah beliau belajar Augmented Reality dengan ARToolkit. bahkan tesis beliau mengenai pengembangan Augmented Reality yang berjudul PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI INTERAKSI UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN MANASIK BERBASIS TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY.  tesis tersebut sekarang menjadi acuan pustaka para mahasiswa ilmu komputer di universitas lampung di skripsinya.. berikut beberapa secreenshot tesis beliau..
1. Ar Video, Simulasi dalam C++, Ar Animasi, dan Ar. Obyek 3D


2. Interaksi ARViewport Control dan Selection And Release


















3. Interaksi Marker Tengible (Marker Sentuh).


















Ok.. Jika sudah kenal dengan biografi simple tentang beliau. silahkan kalian Add facebook beliau.  Cukup klik disini Ossy Dwi Endah Wulansari. silahkan kalian bertanya dengan beliau tapi inget gunakan bahasa yang sopan ya. Kemudian Bagi yang ingin Mendownload EBook Tesis beliau, silahkan Unduh melalui link dibawah ini: tapi ingat, tetap jaga Hak Intelektualiatas belau. :)


DOWNLOAD EBOOK DISINI



Dapatkan Buku Kami Disini:
www.nulisbuku.com




















Wednesday, March 30, 2011

Flartoolkit - Lee Brimelow

Buat yang ingin belajar FlarToolkit, mungkin saya tidak bisa membantu banyak. tapi guru flartoolkit saya ini, Lee Brimelow bisa membantu kamu dalam mengembangkan AR dengan flartoolkit. sliahkan visit ke blog beliau di:

http://blog.theflashblog.com/?p=901

beliau akan membimbingh kamu step by step dengan video tutorial cara mengembangkan AR dengan Flartoolkit. dijamin akan dibuka semua source codenya. tp sebelum masuk ke blog beliau, kamu harus siapkan Eclipse, sebuah software open source untuk menjalankan program Java. bisa kamu cari sendiri di google ya..

selamat mencoba..
salam.. :)


Dapatkan Buku Kami Disini:
www.nulisbuku.com










Saturday, March 12, 2011

Tutorial Membuat Animasi Lapisan Bumi

Alhamdulillah..
Sekali lagi teman saya mau membagi-bagikan ilmunya kepada kita. kali ini teman saya yang bernama Jayanti Oktaria., S.Kom, salah satu penggembang Augmented Reality UNILA mengajarkan kita bagaimana membuat animasi lapisan bumi, sehingga saat kita render di AR, bumi kita tidak hanya bergerak berputar-berputar saja, tetapi ada animasi lapisan buminya.
 
Well, Animasi lapisan bumi ini saya harap bisa membantu kamu dalam mencari "ilham" judul skripsi. saya sarankan ambil saja judul simulasi AR Planet, karena modellingnya yang mudah, praktis, dan tentu tidak terlalu berat saat dijalankan. ok.. tanpa banyak basa-basi lagi, silahkan kalian serap video tutorialnya via youtube.com.

Enjoy
:)




Dapatkan Buku Kami Disini:
www.nulisbuku.com






















Monday, March 7, 2011

Augmented Reality – What Marketer’s Need To Know By Matthew Szymczyk, CEO of Zugara

Postingan ini saya copy-paste dari catatan facebook Perusahaan Augmented Reality bernama Zugara. tulisannya sangat menarik, bagi kamu-kamu yang membutuhkan tinjauan pustaka untuk skripsi Augmented Realitynya. maaf, belum sempat saya translate, kamu bisa menstranslate sendiri ya. 

Klik Disini Untuk Mengetahui Sumber Artikel
Klik Disini Untuk Melihat Note Asli AR dari Fanpage Zugara

Augmented reality — that’s just one of the latest marketing catchphrases, right?
The traditional definition of augmented reality, or AR, refers to the overlay of digital information on a live video feed. If you’ve watched an NFL game on TV and have seen the superimposed 10 yard, first-down line, that’s AR. AR has also started to encompass other areas such as gestural control and motion capture. Microsoft’s Kinect is one example of gestural control where you see yourself in the actual game on TV and interact with it by movement and gestures.

What isn’t augmented reality? 
AR is not virtual reality or Second Life 2.0. AR at its most basic form is using digital to enhance your real-world user interfaces and experiences. All you’re doing is “augmenting” your viewable surroundings with digital information.

What brands are using AR?
While many brands such as GE, Nestle, Lego and others have been using AR, there are certain brands and products for which AR might not be a good fit. Don’t force AR onto your product if it doesn’t seem like a natural fit, and think through the consumer experience.

What’s the ROI of AR?
Don’t count on measuring its “click-through rate.” As with any emerging technology, there’s the question of ROI and how to measure it, and you’re likely to have different measures depending on the program and the goals of the program. For example, AR can be used to enhance product training, and you might measure its success by whether it increases user satisfaction with the product. For marketing, there are already signs that AR has increased awareness and engagement for certain product campaigns. In addition, AR can be used to increase purchase conversions in e-commerce and drive purchase intent at retail.

How does AR fit into my digital planning?
When using any digital technology or media, it’s important to develop your digital strategy first. Why do you want to use AR? What are your objectives? Are you planning for engagement, awareness, etc.? If you’re unclear on how AR can be used effectively, contact an AR company or specialist that can help you develop a proper strategy. Using AR solely for a PR play won’t work anymore.

So is it just a fad or here to stay?
Like every emerging medium, there is hype around a new technology that often outpaces the current technology’s limitations. Mobile AR is one area right now where the limitations of mobile technology don’t match brand or consumer expectations for mobile AR. Forrester recently released a report on the mobile-AR ecosystem and uncovered similar findings — that mobile AR isn’t ready yet. It also found that web- and kiosk-based AR are much more mature and more practical right now for a brand’s AR initiatives. Naturally, as a company that specializes in AR, we believe AR is here to stay.

Wait, what’s with the different kinds of AR — web, kiosk and mobile?
Yes, there are three types:
WEB-BASED AR
uses a consumer’s PC and webcam to offer an enhanced experience often via a marker, image or through motion capture.
Examples: GE’s Plug Into the Smart Grid is a great example of web-based augmented reality. This online execution allowed users to hold up a piece of paper — called a “marker” — to their computer’s webcam and see themselves holding an animated model of a smart grid on the screen. There’s also the Fashionista dressing-room app we created for online fashion boutique Tobi, which lets you “virtually” try on clothing items using your webcam and a marker on a printed piece of paper. Once you’ve “tried on” the outfit you want to see yourself in, you can send the image to friends via social media and ask them for tier opinion.
Pros: It delivers the greatest global reach for AR, especially when using Flash, as it doesn’t use a plug-in or download, it’s generally lower cost, and social media can easily be integrated.
Cons: You have to develop for minimum PC requirements, and it requires the user to have a webcam.
KIOSK-BASED AR
is similar to web-based AR, but often runs more powerful AR applications using 3D or facial tracking.
Example: At a store in downtown Orlando, shoppers can hold up a boxed Lego set to an in-store kiosk, and the kiosk will show an image of them holding the kit as it looks when put together.
Pros: Kiosk AR can leverage multiple processors –more powerful than the typical at-home PC — for multiple uses, such as out-of-home or point-of-purchase marketing. It also doesn’t require a user to create a marker or have a webcam.
Cons: Higher cost, fixed location, usually no internet access.
MOBILE AR
uses the viewfinder on a mobile phone to show enhanced digital information in your surroundings.
Examples: The iButterfly app, created in Japan by Dentsu, lets you track and find digital butterflies using your iPhone GPS and camera. Hold your iPhone camera up at appointed spots and when you look at your surroundings through the camera, you’ll see animated butterflies flapping by. Each iButterfly contains coupons for nearby businesses. In another example, World Lens lets you use your smartphone to translate printed words. Hold the camera phone up to a sign in Spanish and it’ll translate it to English.
Pros: Mobile AR can leverage location, and smartphone adoption is rising, increasing its potential reach.
Cons: You’re dealing with a fragmented development environment, as some smartphones run on the iOS platform, others on Android and still others on Windows or Blackberry; and limited processing power and battery life can be restrictive. Additionally, there can be user-interface/user-experience issues and the hype around this type of AR is out of control.

Where can I find AR companies?
Though AR is a relatively new technology, some companies have been building software and innovating in the space for awhile. There’s even an AR Consortium that lists many of the players in the industry.
In addition, there’s an annual AR event called ARE that’s held in Santa Clara, Calif., and features many, if not all, of the major AR companies. It specifically focuses on business, marketing and technology tracks and issues at hand for the AR industry. There is also an exhibit hall where AR companies show off their latest technology.

What are some AR words and phrases I need to know?
Facial tracking: Webcam can track the face for object placement and orientation.
Facial Recognition: Webcam can detect the face and in some cases, recognize the user (Gender, age, etc.)
Marker: Black-and-white image that resembles a QR code. This is used so the webcam can recognize size and positioning of the asset in relation to the webcam.
Image recognition: Using an image (i.e., packaging or logo) that the webcam and software can recognize and identify in lieu of the marker.
Example: Google Goggles.
Motion capture: The webcam can detect areas where movement occurs.
Gestural control: More advanced than motion capture where the system can identify the body and gestures. Example: Microsoft Kinect.
Natural user interface (NUI): Term used to identify the evolution of the mouse/keyboard input to natural gestures and interaction with a computer. Think “Minority Report” and “Iron Man 2.” And with 8 million Kinects sold in two months, Generation Y and Z are now starting to interact with computers through the NUI. As some of us old geezers (Gen X and baby boomers) are just getting accustomed to touchpad interfaces, the younger generations are already getting primed on the next human-to-computer interaction evolution.

Salah Satu Augmented Reality Dari Perusahaan AR  Zugara





Dapatkan Buku Kami Disini:
www.nulisbuku.com

























Tuesday, March 1, 2011

Tutorial ARToolkit Part 7: Membuat Augmented Reality Sound dengan ARToolkit

Alhamdulillahhironbbil Alamin..
Akhirnya rekan saya Rise Lasdasari S.Kom berhasil menyelesaikan tutorial Augmented Reality Sound dalam bentuk Video Tutorial. di tutorial kali ini, akan diberikan ArToolkit Sound yang sudah dimodifikasi agar sesuai, sehingga dapat mengeluarkan suara dan juga di tutorial ini juga disiapkan marker sebagai untuk percobaan ArSound. 

Sebelum bermain ArSound, silahkan perhatikan kebutuhan software dan hardware yang kamu harus perlukan:
A. Software
     ~ Windows Xp/Vista/Seven/
     ~ Microsoft Visual C++ 2008
     ~ 3DSMax (All Version)
     ~ Wordpad/Notepad ++ (Windows 7)

B. Hardware
     ~ Processor Setara atau diatas Pentium 4 2Ghz
     ~ Ram 512 Mb (1Gb Reccomended)
     ~ VGA 128 Mb ( 512 Mb Reccomended)
     ~ Web Cam (Eksternal Reccomended)
     ~ Free Space of Harddisk 300 Mb 

pass mediafire: artsound


Cat: Kamu Tidak Wajib Mendownload ArToolkit Sound. Karna Kamu bisa Menggunakan ARToolkit Biasa Untuk Menjalankan ArToolkit tersebut. :)
















Well,. mulai sekarang, kita bisa menggabungkan antara Augmented Reality 3D dengan Augmented Relaity Sound. Mohon maaf jika ada beberapa kalian yang menunggu tutorial Ar Sound ini. kami Admin, hanyalah manusia biasa. Ok.. Semoga bermanfaat, dan tetap jaga Hak Intektualitas Tutorial AR sound ini.

Download Video Tutorial AR Sound Disini 28 Mb HD 1280x720
password mediafire: arteam

Screen Shoot
















PS:
Kami memohon maaf atas link yang sudah mati, sebenarnya sudah di Upload ulang Berkali-kali via Mediafire atau Indowebster, tapi selalu Gagal. file kami yang lama juga sudah Mati, JADI TOLONG BUAT SIAPAPUN JANGAN MENYEBARKAN LINK DOWNLOAD KE BLOG ANDA.. AGAR FILE TIDAK MATI.. !! MOHON HARGAI KAMI YANG SUDAH BERSUSAH PAYAH RE-UPLOAD FILE INI. Thanks..



*Sorry For Caps Lock ^_^*

  1. Tutorial ARToolkit Part 1: Installing and Testing ARToolkit
  2. Tutorial ARToolkit Part 2: Membuat Marker
  3. Tutorial ARToolkit Part 3: Multi Marker 
  4. Tutorial ARToolkit Part 4: Manipulasi Marker
  5. Tutorial ARToolkit Part 5: Texturing Objek
  6. Tutorial ARToolkit Part 6: Texturing Multi-Sub Objek
  7. Tutorial ARToolkit Part 7: Membuat Augmented Reality Sound dengan ARToolkit
  8. Tutorial ARToolkit Part 8: Exporting WRL Dengan Blender

Friday, February 18, 2011

TOP THREE WEBCAM FOR AUGMENTED REALITY

Bingung pengen nyari Webcam yang pas Untuk Augmented Reality kamu. Here we go.. Consumersearch .com beberapa waktu ini, membuat list 3 Webcam terbaik di dunia, yang bisa kita pakai untuk bermain AR. seperti yang kita tahu, Webcam adalah faktor penting saat bermain AR, jika Webcam na Jelek maka objek akan susah untuk di load, seperti terkadang suka "menyelak" saat di render.. so mungkin kamu dari sekarang bisa menabung untuk membeli webcam yang harganya diatas 1.000.000 Juta rupiah ini.. haha.. 


Webcam Logitech Pro 9000
Webcam Logitech Pro 9000 adalah yang terbaik memiliki definisi tinggi, bagus untuk webchats layar penuh atau video sharing. Web cam ini mempunyai sensor 2-megapiksel,lensa berkualitas tinggi  teknologi cahaya untuk meningkatkan lingkungan remang-remang, autofocus dan paket perangkat lunak yang sangat user-friendly.



 Harga: 90$


Logitech Webcam C905
Banyak laptop baru dilengkapi dengan built-in Webcam, tapi itu belum menjadi ciri universal. Menurut tinjauan, Logitech Webcam C905 adalah webcam terbaik bagi pengguna laptop. Webcam Ini mempunyai fitur sensor 2 megapixel, lensa Carl Zeiss berkualitas tinggi, teknologi suara dan cahaya-meningkatkan, autofocus dan paket perangkat lunak sangat user-friendly. CowboyFrank.net 's Frank Harrell menunjuk C905 Webcam webcam portabel terbaik untuk warna yang luar biasa dan eksposur, resolusi layar lebar dan klip mounting serbaguna.

Harga: 60$


Microsoft LifeCam VX-5000

Webcam ini ditujukan untuk memiliki PC yang lebih tua atau lebih lambat, anda bisa mempertimbangkan untuk membeli webcam yang lebih rendah dengan resolusi standar. Di kelas ini, Microsoft LifeCam VX-5000 memiliki  fitur resolusi video maksimal hanya 640 x 480 piksel, dan sampai memiliki ukuran 1,3 megapiksel serta 3X Zoom. 


 Harga: 30$









 


 

Saturday, February 12, 2011

AR Rumah Adat Palembang (Level Mengengah Keatas)

Hellow Then.. Akhirnya saya menyelesaikan AR Rumah adat yang saya sudah buat dari lama. tapi karena kesibukan, membuat sedikit tertunda. Ok, di tutorial yang baru ini akan saya jelaskan Modelling Rumah Adat Palembang. kenapa rumah palembang?.. banyak alasan, pertama karena saya orang palembang (hahha..), dan kedua rumah palembang sangat mudah dibuat, coba kamu bayangkan dengan rumah Gadang Padang, yang atapnya meliuk-liuk, sangat susah dibuat.. jadi saya memilih rumah adat palembang. 

tetapi di tutorial ini tidak akan saya jelaskan mendetail seperti tutorial modelling untuk awam. jadi buat kamu yang masih awam dengan 3DSMax, diharapkan belajar dulu 3DSMax dari buku-buku. Ok.. Well.. Semoga Membantu ya Rumah Adat ini dan bisa Menjadi Inspirasi Skripsi kamu,. dan kita lestarikan kebudayaan Indonesia dengan AUGMENTED REALITY.

password e-book: bungasakura





















Dapatkan Buku Kami Disini:
www.nulisbuku.com




















Friday, February 11, 2011

INSPIRASI AR UNTUK SKRIPSI

Haloo.. Sudah Lama Saya Tidak Posting. Sambil menunggu Postingan AR terbaru, saya sedikit memberikan ide-ide yang mungkin bisa menjadi inspirasi kamu dalam membangun AR, terutama yang  berencan mengambil skripsi AR.  beberapa waktu silam, banyak yang menanyakan cara pembuatan AR seperti Expert-Expert AR di Youtube.

Well, memang AR di Youtube keren-keren. tapi bukan berarti kita harus bisa membuat hal yang sama dengan mereka, terutama buat yang berencana mengambil AR Skripsi. saya Himbau, buat yang ingin mengambil AR skripsi, buatlah AR yang bermanfaat dan mudah untuk dibuat, jangan memaksakan diri untuk membuat AR yang kita sendiri belum tentu sanggup membuatnya.

Pada prinspinya, AR objekna tidak terlalu keren gpp, yang penting bermanfaat bagi banyak orang. lagipula, kita buat AR dengan banyak fungsi, belum tentu semua orang akan paham, cara menggunakan AR yang kamu buat.. hehe..

Nah.. ada beberapa AR yang menurut saya, bisa kita garap dengan ARToolkit. Cekidot:

AR Advertising


AR Magic Boox


AR Busisness Card


AR GE


AR T-Shirt


AR GIS




Dapatkan Buku Kami Disini:
www.nulisbuku.com










Monday, February 7, 2011

TROUBLESHOTING ARTOOLKIT BIN BOOK – SIMPLEVRML

Beberapa hari yang lalu, ada yang menghubungi saya Via Yahoo Messenger dan menanyakan tentang masalahnya dengan ArToolkit Bin Book. Dia bilang, bahwa dia terkena trouble saat menjalan simpleVrml.exe dia mendapat pesan missing library seperti ini:

Photobucket

Atau seperti ini:

Photobucket

Untuk diketahui ArToolkit adalah “Software Library”, oleh karena itu, sudah pasti dia membutuhkan LIBRARY C++ untuk menjalankan program seperti simplevrml.exe atau mk_patt.exe, lagipula jika kalian membedah source code simplevrml.exe kalian akan melihat barisan source code include library yang dibutuhkan di ArToolkit. 

#ifdef _WIN32
#  include
#endif
#include
#include
#include

#ifdef __APPLE__
#  include
#else
#  include
#endif

#include
#include
#include             // arParamDisp()
#include
#include
#include

#include "object.h"

Jadi Bagaimana Pemecahan Masalahnya?. cara memperbaikinya, kita harus meng-copy ulang library yang hilang ke folder ARToolkit\Bin\. untuk itu silahkan, download Library yg missing, dari link dibawah ini:

Download Library Disini




Ok.. Setelah mengerti permasalahan Library C++, semoga tidak ada masalah lagi yah. :) 



Dapatkan Buku Kami Disini:
www.nulisbuku.com























Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More